mengapa tuhan tak berlibur
Mak bilang semua libur di hari Minggu
Mak bilang akan antar aku ke kota beli sepatu baru
Ayo Mak lekas kita berangkat!
Sebelum langit tambah gelap pekatTapi lihat Mak, ureung-ureung berlari
Berteriak-teriak “gempa bumi! gempa bumi!”
Anak kecil, orangtua, bayi dan semua
Menangis, meronta, sambil terus berlari ke mukaRumoh geudong semua runtuh tersapu ombak dan badai angin
Udara pagi yang hangat berubah menjadi sangat beku dingin
Ayo Mak, lekas kita pergi!
Bangun Mak, bawa aku lari!Mengapa Tuhan tak beri bencana hari libur?
Apa bencana seperti Tuhan yang tak pernah tidur?
Ayo lekas Mak bangun!
Ada ombak tinggi that melebihi ubun-ubun!Ah, tapi Mak tampak tertidur pulas sekali
Tersenyum, seperti sedang indah bermimpi
Mungkin Mak sedang bermimpi tentang surga
yang mengalir sungai-sungai bening di bawahnyaTuhan, aku takut ditinggal Mak sendiri di sini
Siapa yang kan jaga aku kalau Mak pergi?
Tuhan, kalau sudah sampai antar Mak ke surga, tolong cepat kembali
dan jangan pernah pergi lagi dari bumi ini.innalillahi wainnaillaihi rojiun…